Chapter 71

2028 Kata

"Kau lihat pintu penjara Avel? Yang banyak monitornya. Pokoknya pintu utama yang kita cari tepat di sebelahnya." Ucap Kae, memberi intruksi pada Eiji begitu ia berhasil menghubungi Adolf. Eiji mengangguk paham seolah Kae ada di depannya, bukannya berada jauh di sana hanya terhubung dengan sebuah alat. Membuat Kae mengerutkan keningnya bingung, curiga Eiji tak paham maksudnya. "Eiji kok diam? Benar paham tidak sih?" Merasa khawatir, Kae bertanya ulang. Dan dibalas Eiji dengan sewot. "Aku kan sudah mengangguk tadi! Kok ngomongnya kayak aku tak paham gitu." Lah, mengangguk? "Apaan sih! Aku kan tak bisa lihat! Eiji yang serius donk! Cepat cari pintunya!" Kae jadi geram, mengomeli Eiji seperti seorang ibu pada anaknya. "Kalau ditanya ya dijawab, kalau cuma mengangguk ya aku tidak tahu!" "I

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN