Minggu pagi yang tenang, Richard baru saja pulang dari rutinitas hariannya memberi makan kucing, dia menengintip sedikit ke ruangan di depan kamarnya yang jarang terbuka lebar. “Tumben, kau sedang apa?” Richard penasaran apa yang Tifa lakukan pagi-pagi seperti ini. “Tolong aku!!” Di sana ada Eiji yang sedang berusaha mencari perhatian seperti biasanya. Menangis seperti anak kecil, mengenakan apron, mengikat kepalanya dengan handuk sambil membawa ember dan kain lap. “Tolong, Richard...” Lelaki dewasa bertingkah memalukan itu memasang puppy eyes yang menjijikan di mata Richard, berharap akan dibebaskan dari p********n. “Aku sedang membersihkan kamar, kau bisa menolongku sedikit? Banyak kotak yang terlalu berat kuangkat sendiri dan sepertinya Eiji juga tak sanggup.” Rengekan itu terd

