2016 Mungkin, ini adalah jalan yang harus Rama tempuh. Merelakan masa depannya dan mencari hidupnya yang sejati agar dirinya tak dikukung oleh ayahnya lagi dan dirinya. Lagi pula sudah saatnya dia mencari jati dirinya sendiri. “Kamu adalah mahasiswa berprestasi, tetapi kenapa kamu mengambil keputusan ini. Apakah kamu rela mengorbankan waktu berhargamu di kampus ini,” ucap seorang administrator, yang merupakan salah satu kenalan ibunya. “Ini memang sudah keputusanku,” ucap Rama seraya menerima dua carik kertas. “Tapi, kenapa kamu harus melakukan ini? Kenapa juga kamu harus melakukan pengunduran diri secara akademis sampai seperti ini, apakah kamu mempunyai masalah,” ucap administrator itu memperhatikan tulisan demi tulisan di kertas yang diisi oleh Rama itu. “Kami tahu, sebenarnya

