Mobil yang membawa Ham menuju ke rumah sakit tiba-tiba saja terjebak macet. Padahal napas Ham sudah tersengal parah dan terus menerus batuk. Di saat seperti itu, daripada menyalahkan Sam, Dokter Anis sibuk mencari cara agar kondisi tubuh Ham tidak memburuk. Untung saja sesampainya di rumah sakit, Ham langsung ditangani dengan baik. Setelah melewati setengah jam di UGD, Ham kemudian dipindahkan ke ruang perawatan dalam keadaan tidur pulas. "Sekarang kamu boleh pulang, tidak ada yang perlu dikhawatirkan." Dokter Anis bicara tanpa menatap Sam sedikitpun. Ia berjanji pada dirinya sendiri untuk membuat alasan paling masuk akal pada Allen nanti. Sam tidak boleh sampai ketahuan ada di sana. "Oke. Sekalian aku juga mau pamit, mungkin ini pertemuan terakhir kita." Sam yang sejak tadi dia

