Tujuan akhir

1117 Kata

Semenjak dipaksa tinggal bersama Sam, Ham melalui sepanjang harinya dengan pekerjaan paling melelahkan. Selain bertugas mengantar makanan, Nadira yang tipe penindas menyuruh Ham untuk melakukan banyak pekerjaan kotor. Seperti mencuci lusinan piring hingga membersihkan kotoran burung di depan rumah. Tapi meski mulutnya mengomel, Ham tidak pernah menolak. Pikirannya juga jauh lebih tenang daripada terus-menerus memegang kamera. "Apa katanya?" tanya Nadira pada Ham yang baru saja berbalas pesan. Ia tebak itu dari Sam. Siapa lagi? Sejak tadi Ham juga nampak gelisah karena kakaknya tak kunjung pulang. Ham mengabaikan pertanyaan Nadira. Jujur saja, ia sudah setengah kesal karena tidak pernah dianggap. Memang benar, ia tidak semacho Sam, tapi kenapa juga Nadira peduli? Seakan Ham wajib beruba

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN