ya, meski sudah merasa puas dengan apa yang dicapai oleh anaknya dibandingkan dengan bayi lain seusianya. Beberapa saat setelah lamunannya yang cukup banyak, akhirnya pintu kembali terbuka. Tak seperti Bu Sri yang tersenyum dengan kebahagiaan dan senyum kemenangan, Adi pun keluar dengan wajah kusam dan bahkan sampai melepaskan dasinya. Adi sama sekali tidak menyampaikan pesan apapun kepada Callista jika dipanggil, membuat Callista sedikit kebingungan dan justru hanya menggidikan bahunya kemudian beranjak dari duduknya. "Permisi," ujar Callista sambil melangkahkan kaki masuk ke dalam ruangan Dylan. Dylan yang tampak sibuk dengan setumpuk berkas langsung membocorkan Callista yang baru saja masuk ke dalam ruangannya, "Silakan." Callista segera duduk di hadapan Dylan yang tampak kurang pu

