Aldric yang sedang kepayahan karena kepalanya pening dan penglihatan mengabur, tersentak hebat ketika tubuh Putri Elowen tiba-tiba berlari menempel ke depan dadanya. Refleks lengan Aldric terangkat, langsung mencekal leher Putri Elowen, lalu dengan satu dorongan kasar ia melepaskannya hingga tubuh sang putri terhuyung dan terjatuh keras ke lantai batu. “Aa ...!” Putri Elowen terpekik kaget. Gaun tidurnya tersibak dan rambutnya terurai tak beraturan. Tak ada lagi sisa keanggunan yang selama ini ia pamerkan di depan Aldric, Gavin, Arven pun para prajurit penjaga kerajaan Ebrath. Arven, Gavin, dan para prajurit patroli membeku di tempat. Mata mereka membelalak dan tubuh tegak kaku melihat pemandangan yang sama sekali tak pernah mereka bayangkan akan terjadi di kamar Aldric, sang raja mu

