Navyla berjalan memasuki kelas nya dengan keadaan yang sangat ceria, tidur nya malam ini benar benar nyenyak, kasur yang dia miliki di rumah Kevin ternyata sangat lah lembut dan nyaman, hampir saja ia kesiangan karena terlalu nyenyak, kalau tidak ada bu Heni yang sudah dengan sigap mempersiap kan segala kebutuhan nya tanpa di suruh, Navyla pasti sudah terlambat masuk pagi ini. “Vivy!!” sahut Juni sambil melambai kan tangan nya, perempuan itu menepuk nepuk bangku di sebelah nya, memberi kan isyarat agar Navyla duduk di sebelah nya seperti biasa. “Hari ini siapa yang masuk?” tanya Navyla. “Gue juga gak tau, katanya bu Jumirah masih sakit, mungkin pak Kevin lagi yang masuk,” “Gak mungkin, pak Kevin aja udah pergi dari jam 6 pagi tadi,” u

