“Ibu!!” sahut Navyla dengan senyuman lebar di bibir nya, baru kali ini Kevin dapat melihat senyuman seindah itu dengan mata kepala nya sendiri. Navyla merentang kan kedua tangan nya lalu memeluk tubuh ringkih ibu nya dengan sangat erat. dia benar benar sangat merindu kan perempuan paruh baya ini padahal baru satu hari dia tidak bertemu dengan ibu nya, tapi rasa nya sudah seperti bertahun tahun ia tidak memeluk wanita itu. “Ibu jam segini kok belum tidur? kan ibu baru sembuh, nanti kalau ibu kumat lagi gimana?” “Ibu mau nungguin putri kesayangan ibu pulang, kamu kok gak ikut jemput ibu sih nak? Kasihan nak Kevin yang beresin semua barang barang ibu,” ujar Wanda dengan raut muka yang kesal. “Maaf ya bu, Navyla hari ini dapat kerja di jam m

