60

1427 Kata

“Dap,” panggil Juni dari tempat tidur nya, tangan nya terarah ke Daffa, meminta tolong agar laki – laki itu membantu nya untuk duduk. “Apa?” tanya Daffa, ia menarik tangan Juni pelan lalu membawa perempuan itu duduk di atas tempat tidur. “Kaya nya gue berubah pikiran deh,” “Gak bisa,” ujar Daffa singkat. “Gue gak rela ninggalin rumah itu Dap, terlalu banyak kenangan yang ada di rumah itu, gue udah tumbuh dari gue kecil sampai gue sebesar ini di rumah itu,” “Lebih banyak kenangan indah atau kenangan buruk Juni?” tanya Daffa geram. “Bukan masalah lebih banyak atau enggak nya Dap, lo gak ngerti!” “Jadi apa?” “Setiap kenangan indah di sana itu berharga banget buat gue, selama bokap hidup, kenangan gue sama bokap selalu terjadi di rumah itu, kalau gue pergi, rasa nya kaya gue juga pergi

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN