Seorang laki laki berbaju cokelat dengan rambut yang terurai rapih menatap kea rah sebuah pintu kaca yang berada di depan nya, mata nya yang tajam menatap focus ke dalam ruangan tersebut seraya mencari keberadaan seorang perempuan yang sudah megatur janji temu dengan nya. Sudah hampir satu jam Daffa berdiri disana namun orang yang ia tunggu tunggu pun tak kunjung dating. Tangan nya merogoh kea rah saku celana untuk mengambil telepon genggam disana, baru saja ia hendak menelepon Juni, Daffa sudah berhasil melihat keberadaan Juni disana, sebuah senyuman terkulum di bibir perempuan itu saat melihat keberadaan Daffa. “Dapaa!!” sahut nya bahagia namun balas tatapan sinis oleh sang lawan bicara. “Lama banget sih Jun!” geram Daffa berusaha menahan amarah nya. “Maaf ya tadi gue kebelet pipis,”

