Peperangan antar anak dan orang tua telah mendingin di ruangan ini, dengan bukti yang nyata menunjukkan bahwa papah sedang sibuk di meja kerjanya sementara mamah sibuk memilih lingerie yang seksi untuk pembuka malam jumat nanti malam. Aku bingung sendiri, hubungan puasa dengan lingerie-nya mamah itu apa? Sedikit informasi yang aku dengar tadi, itu merupakan godaan atas papah yang sedang dihukum nantinya. Entahlah, urusan orang tua memang unik dan sang anak hanya bisa diam memerhatikan, walaupun nanti harus terhalang oleh kerasnya pintu yang menghancurkan harapanku. Saat ini, aku tersenyum menatap layar yang bercahaya di hadapanku, seolah mengenyangi mood-ku kembali dikarenakan deretan pesan Kak Vant yang begitu romantis dengan isi: tunggu di perusahaan papahmu, sebentar lagi aku bakalan

