29

1075 Kata

Azerlia menyusul Zidan dalam kamar, dirinya membuka pintu amat pelan dan melihat suaminya sedang berbaring di sana. "Zidan," panggil Lia, ketika ia berada di samping pria yang dipanggilnya. Zidan berbalik, menatap istrinya dengan alis yang naik sebelah. "Apa?" "Maaf, Lia bakal berhenti bekerja," jawabnya. Zidan bangkit dari ranjang, "Benarkah?" Lia mengangguk. "Terima kasih." Malamnya, Zidan sangat sibuk dengan pekerjaannya, hal itu membuat Lia semakin sadar bahwa jika ia bekerja maka waktu untuk bersama sang suami juga sangat sedikit, bahkan tak bekerja saja, Zidan pun sangat sibuk. Tadi, Lia memutuskan membuat minuman hangat untuk suaminya karena tampak jelas Zidan benar-benar lelah sekarang, segelas s**u cocok untuknya saat ini. "Minumlah, sayang. Dan istirahatlah sebentar atau

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN