19

1169 Kata

Devan pergi, tetapi sebelum ia benar-benar pergi, dirinya mengajak Zidan untuk bertemu dan membicarakan sesuatu pada esok hari. Ke esokan harinya, Lia masuk di kelas dengan wajah yang tidak bersahabat, bahkan sambutan dari temannya dia abaikan, terutama pada teman duduknya yang baru-baru ini menggantikan Meli, dia adalah Naila, dan sungguh dia merupakan ular dalam hubungannya bersama Devan. "Lo kenapa, Lia? Pagi-pagi udah galau, senyum dong." "Gak bisa senyum, apalagi sama ular kayak kamu!" sinis Lia. Naila menyatukan keningnya, dia bertanya baik-baik kepada Lia kembali, bahwa ada masalah apa ia dengan dirinya? "Masalah apa? Coba sadar diri, kamu udah tau aku sama Devan pacaran, tapi apa?! Ka-kamu ... arghh, aku pengen cincang kamu Naila, tapi ini di sekolah," kesal Lia dan Naila sema

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN