80

1105 Kata

Di tengah pembicaraan mereka, Vant pun tiba di sela-sela istri dan mertuanya. Vant berdehem, menyadarkan mereka semua. Zidan dan Azerlia menengok Vant yang kini duduk di samping anak mereka. "Dari kuliah, Nak?" "Iyah, Pah." "Kuliahnya lancar, kan?" Kini, Azerlia yang bertanya dan Vant mengangguk. Azerlia pun tersenyum dan menyampaikan, "Kalau gak salah, kamu udah semester 8 kan? Hm ... berarti bentar lagi lulus, nih. Semangat, Nak." "Makasih, Mah. Tinggal dikit lagi," jawab Vant tersenyum. Setelah kuliah nanti, apa yang akan dilakukannya? Tentu bekerja, dirinya sudah mempersiapkan hal ini sebelum ia menikah jauh-jauh hari dengan Quinna, bahkan sma pun dia sudah bekerja sebelumnya, walau usaha kecil, tapi berkat usahanya, kini usahanya tersebut menjadi besar dan memiliki cabang di mana

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN