BAB 40

1021 Kata

Profesor Danil telah menyiapkan sebuah alat yang telah ia masukan ke dalam tas rangselnya. Sebuah strategi telah ia susun rapi di dalam benaknya. Semalaman ia lelaki itu terjaga, memikirkan sebuah rencana besar. "Ayah!" Gadis yang muncul di ambang pintu itu segera berhambur memeluk Profesor Danil. "Ayah dari mana saja?" seru Liliana dengan nada manja. Sejenak ia melepaskan pelukannya dari tubuh Profesor Danil. "Sayang, ayah masih ada pekerjaan yang harus diselesaikan!" Profesor Danil melepaskan satu persatu jemari Liliana yang melingkar pada lehernya. Ia nampak terlihat sangat buru-buru sekali. Liliana menautkan kedua alisnya, sejenak sorot mata itu tertuju pada tas ransel yang cukup besar yang berada di belakang punggung Profesor Danil. "Ayah, itu apa?" Liliana hendak meraih tas ra

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN