BAB 68

1032 Kata

Ricard tercengang, Vero menyambar kasar dompet yang berada di tangannya dan membiarkan lelaki itu membawanya pergi. Tubuh Ricard tiba-tiba terasa lemas, ucapan Vero mendadak memenuhi Indra pendengarannya. Tentang kematian lelaki tua yang ia temukan menggantung dirinya di rumahnya sendiri. Kakinya semakin terasa berat untuk mengejar lelaki bernama Vero yang semakin menjauh. Ricard menyugar rambutnya kasar. "Sialan!" decih Ricard kesal. Lelaki berkacamata tebal itu bangkit dari bangku tunggu yang berada di stasiun kota dan merutuki kebodohannya sendiri. ____ Tuan Samuel terlihat gusar. Beberapa kali ia melirik pada arloji yang melingkar di tangannya. Waktu sudah menunjukkan pukul lima sore hari. Tepat satu jam ia menunggu Clarisa di depan rumah Ricard yang tidak kunjung datang. Ricard

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN