“Mama, Dela lapar.” Radela berjalan ke arah sang ibu. “Kita langsung makan di dalam, ya?” Rasyadan buru-buru mencegah, membawa Radela dan Rafi ke dalam rumah. Rafa yang masih bersama ibunya, lantas menuntun tangan wanita itu untuk ikut masuk ke dalam rumah. Ternyata, Rasyadan membawa dua anaknya menuju meja makan karena Radela bilang lapar. Awalnya Renata ikut saja tanpa bertanya akan ke mana, tapi langkahnya terhenti di gawang pintu ruang makan di saat ayah dan dua anaknya sudah duduk di depan meja makan. “Ibu gak ikut. Ibu di ruang depan aja,” kata Renata pada Rafa, merasa tak pantas mengganggu suasana. Rasyadan memberikan isyarat pada wanita yang baru saja selesai menyiapkan hidangan, asisten rumah tersebut. Wanita itu mengerti, menganggukkan kepalanya sebelum akhirnya menghampiri

