Saya suaminya

1481 Kata

Tok... Tok... Tok... "Do..." Doris meraba ponselnya di bawah bantal, hanya ingin melihat sudah berapa lama ia tertidur. Dia pun bangkit dari ranjang, lantas melangkah sedikit merambat menuju ke arah pintu rumahnya. "Yan..." "Mau ambil hadiah kamu." Doris membuka lebar pintunya, membiarkan Yani masuk dan mengambil beberapa plastik yang berserakan di lantai. "Kamu sudah makan?" "Belum, Yan..." "Mau makan apa? Biar Fajar beliin buat kamu." Doris menggelengkan kepala polos sambil menguap lebar, kesadarannya belum sepenuhnya pulih akibat rasa kantuk. "Temen aku bersedia mengajar di les bimbel kamu." "Kenapa?" Yani menatap Doris aneh, "kan kita kurang guru." "Oh..." "Ish, gimana sih kamu..." "Aku mandi dulu." "Oke..." Doris menggaruk kepala sambil melangkah menuju kamar mandi

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN