Omong kosong

1404 Kata

"Bagaimana keadaan istri saya dok?" Kepanikan yang ada pada Zahir membuatnya tak menyadari keberadaan Zahid yang terkejut saat mendengar kata-kata tersebut menyambut dokter yang bertanggung jawab atas operasi Doris. Zahid terus saja memandangi gelagat panik serta sedih sang kembarannya itu. Apalagi saat melihat wajah pucat sang pasien yang masih tertidur lemas di atas brankar, membuat Zahid semakin terkejut. Bu-bukankah itu wanita yang dulu pernah menamparnya? Otak Zahid semakin bingung dibuatnya. Dan... Sebenarnya ada apa ini? "Masih lama pak?" "Apanya?!!!" "Melamunnya?" Ingin sekali Zahid memukul kepala Theo sekarang juga. Dia hanya berpikir, bukan melamun. "Diam kau..." serunya. Zahid pun menyusul Toni serta Zahir. Sudah ia putuskan untuk menanyakan semua ini pada kembaranny

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN