bc

Kisah Dewa Naga Yang Terbangun Setelah Ribuan Tahun

book_age16+
4
IKUTI
1K
BACA
adventure
dark
heir/heiress
bxg
scary
mythology
secrets
war
cruel
like
intro-logo
Uraian

Haishe, sang pemimpin dari Kekaisaran Agarest yang menguasai seluruh benua sudah muak dengan perang yang mengakibatkan jutaan nyawa melayang. Dengan seluruh kekuatan dan esensi kehidupannya dia pergi menghadapi para Dewa Iblis seorang diri dan berhasil menyegel mereka. Namun akibat dari itu, seluruh organ dalam Haishe hancur dan tak bisa pulih. Dia memutuskan untuk melakukan tidur panjang di sebuah tempat yang sangat jauh dari orang-orang dan berharap akan bangun suatu saat nanti...

Ini adalah cerita Spin-off dari "Sword of Kushan"

chap-preview
Pratinjau gratis
Bab 1 : The Beginning
Berjalan seorang Pria Ras Naga melewati lautan mayat akibat perang besar yang tanpa henti. Pria itu memandangi 5 tubuh teman teman nya yang sudah tak bernyawa. Terlihat 2 mayat perempuan yang matanya masih terbuka dan 3 mayat laki laki yang mengenakan armor dan darahnya menjadi sebuah genangan. 'Riel...Edward...Joseph...Gerald...Marie...' Pria itu hanya bisa menangis di dalam hatinya karena dia adalah Kaisar yang memimpin sebuah negara dan tak memiliki waktu untuk bersedih. "Tuan Haishe!! Gelombang ke 7 tentara Dewa Iblis telah tiba dari arah laut!!" Teriak seorang prajurit ras manusia berlari kearah Pria itu. Pria itu hanya terdiam dan menatap langit yang berwarna merah darah karena kekuatan Dewa Iblis. Pria itu mengepalkan tangannya erat erat dan berbalik kearah prajurit dengan ekspresi yang rumit. Ekspresi itu adalah amarah yang tercampur dengan dendam,kesedihan dan kebencian yang sangat mendalam. "Aku akan mengakhiri perang ini..." Ucap Pria itu dengan ekspresi kosong menuju ke arah gerbang pertahanan. Di depan pintu gerbang pertahanan terlihat mayat prajurit dan iblis yang tak terhitung jumlahnya. Mayat mayat itu membuat sebuah lautan darah. "I-itu para Dewa Iblis!!" Teriak salah satu prajurit yang menggunakan teropong di atas dinding pertahanan. Tak diduga semua Dewa Iblis turun tangan langsung di p*********n kali ini. Semua orang putus asa melihat hal itu dan berpikir mereka akan tamat kali ini. Namun tak lama kemudian muncul Kaisar mereka 'Haishe' dengan emosi yang meluap luap. Haishe melakukan transformasi Hybrid dan terbang di udara memandangi jutaan prajurit ras iblis yang akan menyerang. "Kalian mundurlah. Aku akan melawan mereka sendirian..." Ucap Haishe kepada seluruh prajuritnya. Tak lama kemudian tentara Dewa Iblis telah tiba di depan gerbang. Jumlah pasukan itu sangatlah banyak hingga tak bisa di hitung. Lalu di atas jutaan tentara itu ada para Dewa Iblis. Ataroz, Barbatos, Aamon dan pemimpin mereka semua Azazel. Para Dewa Iblis itu melayang di udara dengan sihir dan sayap mereka. "Inilah akhirnya Haishe!! Menyerahlah. Seluruh Benua Agarest akan menjadi milikku!!" Teriak Azazel kepada Haishe dengan ekspresi jahat. Haishe hanya terdiam dan menatap tajam kearah para Dewa Iblis. Melihat Haishe yang hanya diam, Azazel menjadi kesal dan ingin segera meratakan seluruh Negara Haishe 'Agarest'. "Semua prajurit serang!!" Teriak Azazel memerintahkan jutaan tentaranya. Tiba tiba muncul sebuah mahkota es di kepala Haishe. Mahkota itu memancarkan cahaya berwarna biru es melayang mengitari kepala Haishe. "I-itu?!! Mahkota Dewa Es??!!" Ucap Dewa Iblis Ataros dengan ekspresi panik. Lalu tubuh Haishe memancarkan aura berwarna biru. Aura yang terbuat dari Ki, Mana dan Esensi kehidupan ras naga itu bercampur menghasilkan energi yang sangat besar dan kuat. Para tentara Dewa Iblis mulai membeku sampai ke tulang dengan perlahan satu persatu. Langit yang berwarna merah darah akibat kekuatan Dewa Iblis Barbatos mulai berubah warna menjadi kebiruan. "Ughh..." Hanya para Dewa Iblis yang bisa bertahan dari intensitas energi yang tak masuk akal itu. "Apakah dia berencana menggunakan seluruh esensi kehidupannya?!" Ucap Dewa Iblis Barbatos panik. "T-tapi apa-apaan jumlah kekuatan yang tak masuk akal ini!!" Ucap Dewa Iblis Aamon membalas ucapan Barbatos. Mata Dewa Iblis Azazel melotot dan menunjukan ekspresi kesal. "Sudah sampai sejauh ini, aku tak akan membiarkan usahaku menjadi sia-sia!!" Azazel mengeluarkan sebuah pedang hitam panjang yang bergerigi di bagian bilah depannya. Lalu dia mulai memancarkan Aura Kegelapan pekat yang sangat kuat namun tak sekuat Aura yang dikeluarkan oleh Haishe. Azazel dengan kecepatan penuh melesat ke arah Haishe untuk menyerangnya. "Tuan Azazel!!" Teriak Barbatos melihat Azazel melesat ke arah Haishe. Lalu 3 Dewa Iblis bawahan Azazel ikut terbang melesat ke arah. Para Dewa Iblis juga mengeluarkan senjata dan mengeluarkan seluruh kekuatan mereka. "Haishe!!!!" Teriak Azazel sembari melesat dengan kecepatan penuh ke arah Haishe. Azazel melancarkan serangan dengan pedang hitam yang mengeluarkan energi hitam pekad dan sangat kuat. Namun serangan itu dapat dengan mudah dihentikan oleh Haishe hanya dengan 1 tangannya. Haishe menatap tajam kearah Azazel dan Azazel sedikit gemetar melihat tatapan tajam Haishe. "Tuan Azazel!!" Para Dewa Iblis lainnya ikut menyerang Haishe namun dihentikan oleh semacam barrier tak terlihat. "Aku sudah muak dengan perang ini..." Suara Haishe menggema diseluruh medan perang. Lalu dengan seluruh kekuatannya Haishe memancarkan energi yang jauh lebih kuat dari pada sebelumnya. "A-Apa??!!" Azazel menjadi panik dan gemetaran. *Swuusshhhhh!! Angin yang sangat dingin dan kencang mulai menyapu bersih seluruh tentara Dewa Iblis. Seluruh lautan dan daratan di Benua Agarest menjadi beku tanpa terkecuali. Namun penduduk dan tentara Agarest mendapatkan suatu perlindungan dan tidak ikut membeku. Para Dewa Iblis tak tinggal diam melihat hal itu. Dengan kekuatan penuh, mereka berhasil lepas dari genggaman kekuatan Haishe.Barbatos mengeluarkan sebuah ledakan api berwarna putih yang sangat panas kearah Haishe. *Bamm!!! Haishe mengalami sedikit luka dalam namun tak begitu parah. Haishe memancarkan aura membunuh ke arah Barbatos yang membuatnya merinding. Haishe membuat ratusan tombak es yang sangat kuat dan meluncurkannya ke arah Barbatos dengan sangat cepat. Barbatos berusaha menangkis ratusan tombak itu namun gagal dan puluhan tombak menusuk tepat di dadanya. "Aghh!!!" Barbatos berteriak kesakitan dan memuntahkan darah. Dewa Iblis lainnya mulai menyerang bersamaan yang membuat Haishe sedikit terpojok. Pertarungan menjadi sangat sengit dengan Haishe yang semakin terpojok. "Tcih!!" Haishe menggigit lidahnya dan kemudian bertransformasi penuh menjadi seekor naga es berwarna biru. Ukuran tubuh naga Haishe sangatlah besar hingga bayangannya mampu menutupi hampir seluruh kota. Tubuhnya memancarkan energi yang semakin kuat dan kuat!! Para Dewa Iblis terpukul mundur hanya dengan nafas es yang dikeluarkan dari mulutnya. Kali ini Dewa Iblis berusaha mati matian menahan serangan yang kuat dan mematikan dari Haishe. Pertarungan berlangsung sengit selama beberapa menit hingga para Dewa Iblis jatuh ke tanah dan terantai dengan kuat oleh sihir Haishe. Haishe kembali bertransformasi menjadi wujud hybridnya. Lalu berjalan perlahan kearah Dewa Iblis yang tak bisa bergerak di tanah. "Uhuk!!" Haishe mengeluarkan darah yang sangat banyak dari mulutnya lalu mengusapnya dengan tangannya. "Karena kalian abadi dan tak bisa mati. Maka aku akan menyegel kalian dengan kekuatanku..." Ucap Haishe. "Tidak!!!! Kenapa kau memiliki kekuatan sebesar itu!!!" Teriak Dewa Iblis Azazel. Haishe mengeluarkan cahaya putih dari tengah dadanya yang menandakan dia akan menggunakan seluruh esensi kehidupannya. Perlahan para Dewa Iblis membeku menjadi Es Berwarna merah darah lalu mengecil menjadi sebuah Salib berwarna hitam kemerahan. ~~~~ Haishe terbang jauh ke arah yang tidak akan diketahui siapapun. Ia terbang dengan rasa sakit sembari memegangi dadanya dengan tangan kanan. Hampir seluruh organ dalamnya hancur dan tak bisa beregerenasi karena Haishe sudah tak memliki energi kehidupan yang tersisa. Lalu dia melihat sebuah gua dan terbang memasuki gua itu. Gua itu sangat dalam dan luas sekali. Cahaya matahari tak dapat menjangaku kedalaman gua itu dan membuatnya sangat gelap. Haishe berjalan dengan seluruh rasa sakitnya menuju bagian terdalam gua lalu dia melakukan tidur panjang dengan membekukan seluruh tubuhnya. Berharap dia akan terbangun suatu hari nanti.... ~Bab Prolog Selesai...

editor-pick
Dreame-Pilihan editor

bc

Menyala Istri Sah!

read
3.0K
bc

Wolf Alliance Series : The Path of Conquest

read
42.4K
bc

Gadis Tengil Milik Dosen Tampan

read
8.3K
bc

(Bukan) Istri Simpanan

read
53.0K
bc

Putri Zhou, Permaisuri Ajaib.

read
8.7K
bc

(Bukan) Cinta yang Diinginkan

read
4.9K
bc

OM DEWA [LENGKAP]

read
6.2K

Pindai untuk mengunduh app

download_iosApp Store
google icon
Google Play
Facebook