Berjalan menuruni tangga dengan menggendong tasnya, ia melihat sudah ada Mommy Daddy dan adiknya disana. Dengan sedikit berlari Ale duduk disamping Rizal. " Morningg everybodyyyy , " pekiknya seperti biasa. " Pagi sayang," " Pagi sayang," balas Dipta dan Anna. Sedangkan satu manusia lagi, yang tak lain adalah Rizal hanya acuh tak acuh. Ia masih kesal pada Ale lantaran tadi malam ia berhasil merebut makanannya dan langsung membawanya ke kamar, menghiraukan dirinya yang sudah menggebrak gebrak pintu kamar Ale. Yaa sebenarnya bisa saja Rizal keluar lagi untuk membeli makanan asal turki itu. Tapi ia sudah terlanjur lelah dan kesal tentu saja, akhirnya ia memilih mengalah dan kembali ke kamar. Ale mencolek colek bahu Rizal. "Weh, diem diem bae." Rizal tetap diam. Ale lalu menusuk nus

