Arsen tengah berjalan santai menuju kelasnya setelah cukup lelah mengikuti pelajaran olahraga tadi, ia berniat mengambil bekal yang Ale siapkan untuknya tadi pagi. Mengingat itu ia jadi bersemangat untuk mencicipi bagaimana rasa masakan Ale itu karena ini pertama kalinya untuk Arsen. "Eh Sen, kantin bareng yuk?" Arsen memandang datar teman sekelasnya itu, Sabil. "Gak." Arsen berlalu begitu saja menuju kursinya, namun tampaknya perempuan itu masih belum menyerah, "Ayolah, lo kan gak punya pacar, jadi gak akan ada yang marah kalau lo makan bareng gue." Arsen menghiraukan ocehan Sabil, ia tetap fokus membuka tasnya, mengambil kotak bekal dan s**u coklat dalam tupperware abu abunya. "Oh? Lo bawa bekal, yaudah bawa aja ke kantin." Sabil menarik tangan Arsen dengan seenaknya membuat Arse

