“Makanannya habisin, La! Jangan diaduk-aduk aja.” Bhumi memperhatikan putrinya yang nampak badmood sejak tadi. Jika biasanya kemesraan Papanya dan Gendhis yang menjadi penyebabnya, tapi pagi ini berbeda. Laura cemberut bukan karena mereka. Melainkan karena Jimmy menolaknya lagi tadi malam. “Jangan macam-macam! Aku kalau sudah tega, kamu nggak akan selamat!” Kata Jimmy malam tadi. “Aku mau dong, Om… Apalagi, liat punya Om kayaknya…” tatapan mata Laura jatuh pada tubuh bagian bawah Jimmy yang handuknya terlepas. Tapi, jangan kira Jimmy sudah kehilangan rasa malunya. Buktinya, lelaki itu sudah mengenakan boxer brief yang justru mencetak jelas lekuk keperkasaannya. “Aku bilangin Papa kamu kalau kamu nakal!” Bukannya, menjadi pihak yang dominan, Jimmy malah mengancam. “Ck. Dasar tukang n

