Author Pov. Tsabina membulatkan mata ketika melihat rumah yang mirip istana di depannya, mewah dan bangunannya sangat tinggi seperti rumah kerajaan Spanyol. Terlihat seorang wanita muda, pria yang sepertinya Ayah Antares, dan dua bocah yang kini menatapnya dengan tatapan aneh. “Masuk lah,” kata sang Ayah mertua. Semuanya lalu masuk ke rumah namun tatapan mata Tsabina tetap menyusuri ke seluruh penjuru ruangan. Indah sekali dan rumah ini sangat besar. Tsabina sudah sering melihatnya, namun baru kali ini ia menginjakkan kaki ke dalam rumah yang mirip istana ini. Mereka semua duduk di sofa. Jeni dan Fufu berdiri di belakang majikan mereka. Tsabina, Antares, Deris dan Wardana duduk di kursi yang sudah tersedia, mereka memilih diam sebelum sang empunya rumah mengatakan sesuatu. “Baga

