Chapter 10 Athaya masih berkonsentrasi menyetir seraya sebelah tangannya yang lain sibuk mencari nomor seseorang kali ini bukan Dama atau Mega yang coba ia hubungi, tetapi seorang teman baiknya. “Belinda, aku butuh bantuanmu untuk mencarikan rumah.” “Memangnya ada apa dengan rumahmu, bukannya belum selesai?” “Aku tidak bisa menunggu lebih lama lagi. Aku harus mengambil alih hak pengasuhan Elsy.” “Kamu yakin, Dama akan melepaskan si cantik begitu saja?” “Sesuai perjanjian kami, dia harus mau.” “Lalu, bagaimana dengan Mbak Mega?” tanya Belinda. “Saat ini, putriku lebih membutuhkanku. Tolong aku mendapatkan rumah lebih dulu.” “Kamu pakai dulu salah satu rumahku. Pilih saja, ambil kuncinya di kantor. Hari ini aku akan menyuruh Edwin mengurus semua berkasnya.” “Kamu yang terbaik, saha

