"Ya jangan dong, kalau dijahit aku ngomongnya gimana?" "Diam, Papa tidak memintamu untuk menjawab, Ziona." "Uh yeah ...." "Ziona!!" Suara Abimanyu meninggi dan Ziona masih dengan wajah tanpa dosa tatkala menatap balik sang papa. Benar-benar tidak ada takutnya, dan sikap Ziona yang begini membuat Abimanyu semakin murka. Usai berhasil membawanya pulang dan memaksa Ziona untuk masuk ke kamar, Abimanyu menghampiri sang istri yang tengah duduk santai di depan televisi. "Ra ...." "Iya?" sahut Maura tanpa menatap ke arah Abimanyu yang tampaknya tengah frustasi. Tanpa perlu bertanya, Maura tahu betul penyebabnya dan dia memilih enggan untuk ikut campur kali ini. Bukan karena tidak sayang ataupun tidak peduli pada Ziona, tapi Maura khawatir jika sampai dia bersuara Abimanyu justru semakin r

