Chapter 17-END

5784 Kata

Shabrina menatap Victor dan Arsyad dengan tatapan penasaran. Tadi, kedua laki-laki itu tampak sedang bersenda-gurau karena mereka tertawa sambil saling mendorong bahu masing-masing. Setelah itu, Shabrina dan Suchi meledek kedua laki-laki itu dengan mengatakan kalau mereka berdua adalah homo. Lalu, kenapa sekarang atmosfernya berbeda? Kenapa sekarang mereka justru terlihat sangat serius? Apa yang sedang mereka berdua bicarakan?             “Kenapa lo?”             Shabrina menoleh dan mendapati Suchi sedang menatapnya dengan kening berkerut. Shabrina tersenyum dan menggeleng. “Nggak pa-pa,” kilah Shabrina. “Cuma....”             Suchi mengangkat satu alisnya, menunggu kelanjutan kalimat Shabrina.             “Ada yang aneh, deh, sama Victor dan Arsyad.”             “Aneh? Aneh gimana,

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN