54. —Sasrajaya

1501 Kata

Tok! Tok! Tok! Zana membuka pintu geser berwarna putih yang diketuknya tadi. Saat pintu bergeser, ia melihat interior kamar VVIP yang luas ini. Tidak ada vibe kamar rawat. Kamar ini persis kamar hotel jika tidak ada bed pasien di sana. Saat mengedarkan pandangannya, Zana melihat seorang wanita tua yang menunggui Isha duduk di sofa empuk di sana. Di bagian kanan bed pasien. “Zana, kamu datang?” suara Isha menyapa telinganya. Senyum Zana mengembang, kelegaan terlihat jelas di wajahnya. Ia mengangguk, menatap pada wanita yang masih berbaring di kasur yang setengahnya menopang Isha yang duduk menyandar. “Maaf aku baru datang, Kak Isha,” katanya dengan bibir ditekuk. Kakinya melangkah mendekati ranjang Isha. Isha menggeleng menenangkan dengan senyum kecilnya, “Ini mama aku, Zana,” katanya

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN