Sudah dua minggu Veve dan kedua bayi kembarnya di bawa pulang. Demi apapun Veve tidak mau orang tua maupun mertuanya ikut campur mengurus si kembar. Ia pikir ia sanggup sendiri dan ingin melakukannya sendiri. Walau ini pertama kalinya ia memiliki bayi, ia yakin ia bisa mengurusnya dengan suaminya. Karena ia tidak mempunyai pekerjaan apapun. Ia bisa fokus pada Lion dan Liana. Suara tangis kedua bayi membuat Veve yang berkutat di dapur segera beranjak. Veve sedang membuatkan s**u untuk Lion. Katanya kalau anak kembar berbeda kelamin, terpaksa yang meminum asi hanya salah satu diantara mereka. Dan sesuai kesepakatan dengan sang suami. Hanya Liana lah di susui. Sedangkan Lion meminum formula. Karena memang bayi perempuannya itu sangat rewel. Memasuki kamarnya, Veve sangat ingin menabok Akb

