“Ta, malam ini kamu tidur di apartementku aja ya,” ajak Sekar. “Mmmm … lha kenapa emangnya say? Kok tumben banget kamu nyuruh aku tidur di apartementmu?” tanya Tata sambil ia tetap fokus mengendarai mobilnya. “Ya gak ada apa-apa sih sebenarnya, cuma kamu kan udah lama banget gak tidur di apartementku jadi aku agak sedikit kangen sama kamu.” “Halah … kangen sama aku atau kamu takut keinget kenanganmu bareng Rey?” “Ya sebenarnya sih lebih takut ke ingat sama Rey,” jawab Sekar sambil ia mempertontonkan giginya yang tersusun dengan begitu rapi. “Kamu masih sayang sama Rey?” “Ya jelas masih lah, delapan tahun boss aku sama dia gak mungkin secepat itu untuk melupakan Rey. Banyak sekali kenanganku bersama Rey, apalagi di apartement kita menghabiskan banyak sekali waktu kita disana.” “Sek

