AIRPORT

1179 Kata

“Gak usah aku bawa mobil sendiri kok,” tolak Yasin sambil ia memperlihatkan mobilnya kepada Dewa. “Ya udah kalau gitu gak papa, kita ketemu aja di bandara ya,” jelas Dewa. Yasin tak mengaidahkan omongannya Dewa, ia merasa begitu jengkel kepada Dewa dan Sekar. “Bagaimana bisa mereka berdua pergi bersamaan ke airport untuk menemui Rey, apa mereka tidak memikirkan bagaimana sakit hatinya Rey yang melihat kebersamaan mereka berdua. Membayangkannya saja sudah membuatku sakit padahala aku hanyalah orang asing dan bukan Rey,” decak kesal Yasin pada Sekar dan Dewa di dalam mobilnya. “Dik kamu gak apa-apa kan?” tanya Dewa yang melihat Sekar hanya bisa duduk terdiam dengan tatapan kosong di benaknya. “Mas, bagaimana kalau kita gak usah menemui Rey,” pinta Sekar secara tiba-tiba pada Dewa. “Lhoh

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN