“Eh eh itu Sekar mau keluar,” ucap Nana ketika melihat gagang pintu ruang sidang bergerak seperti ada orang yang mengerakannya dari dalam. “Owh iyo, biasa aja kita, biasa aja. Itu balon-balonnya aman kan?” ucap Tata pada segerombolan teman-teman mereka yang sudah datang. Ceklek … suara pintu ruang sidang yang terbuka. “Sekar gimana hasilnya?” tanya Becca sambil ia mengendong anaknya yang ia bawa ke kampus. “Belum ada hasilnya kan dosbim dan pengujiku baru rapat dulu, baru nanti di kasih keputusannya,” ucap Sekar dengan begitu santainya. “Ini minum dulu beb,” ucap Nana sambil ia memberikan air mineral kepada Sekar. “Wihh … kebetulan aku haus banget ini, makasih ya,” ucap Sekar sambil ia langsung meminum air mineral pemberian Nana. “Di dalam gak papa kan? Gak ada yang gigit kamu kan?”

