Aku rasa debat itu melenceng dari pemecahan solusi, aku dan pihak lawan hanya seperti ingin menang dan memuaskan hasrat untuk mematahkan pendapat lawan masing-masing. Tapi anehnya, aku bersemangat. "Nona Hana Deani, Anda tadi berkata agar negara A menetapkan peraturan baru saja? Apa Anda tau? Tak akan ada gunanya peraturan untuk rakyat yang sudah terlanjur pemalas. Anda, saya, dan orang-orang di sini semua tau, bahwa semua penyakit ada obatnya. Hanya kematian yang tidak ada obat, dan rasa malas. Seketat apapun peraturan baru di negara A itu, tetap tidak bisa terlaksana, sebab peraturan itu ditujukan pada pihak yang salah. Rakyat yang sudah digarungi rasa malas tidak akan peduli pada kondisi negaranya sendiri. Dan yakin, mereka akan lebih setuju bila negaranya dijual ke negara lain. Kehidu

