Hari H

1325 Kata

"Hei Jia," panggilku sambil menyikut lengan Jia yang nampak bengong. Entah apa yang sedang dipikirkannya. "Ah, ada apa Hana?" tanya Jia nampak heran. "Siapa partnerku untuk lomba debat nanti?" tanyaku penasaran. "Owh anak semester 1 itu, dia--" "Hana! Jia!" seru Vio yang tiba-tiba sudah berdiri dibelakang kami dengan hentakan nafas yang ngos-ngosan. "Ada apa Sis Vio?" tanyaku menatap heran Sis Vio. Sedangkan Jia hanya mengamati. "Anak yang akan jadi partnermu dalam lomba nanti berhalangan, orangtuanya meninggal tadi pagi, jadi dia harus kembali ke negaranya. Pihak kampus mengatakan aku yang akan jadi partnermu Hana!" seru Sis Vio sambil menyeka keringatnya akibat berlari demi menyampaikan informasi ini. "Ah, aku turut bersuka cita," ucapku spontan. Situasi jadi hening beberapa saat

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN