Hatred Belia mencoba meraih lengan Giandra, mencegah lelaki itu untuk mendekati pintu ruang ICU. Namun, usaha kekasih Ben itu gagal. Beruntung, Ben berhasil menghadang langkah lelaki itu. “Minggir.” desis Giandra. “Gian, lo jangan cari mati. Tetap di rencana, oke?” Ben mencoba membujuk si bule. “Rencana apa?” “Gian, aku nggak pa-pa kok kalau harus nemuin mbak Galvin dan Pak Arjun.” Naima berujar lemah, berusaha duduk dibantu oleh Rizky. “Ya, dan gue akan jadi cowok paling coward. No. Gue nggak akan lakuin itu.” “Lo bisa bikin Mbak Galvin kena masalah.” Belia menambahi. “Atau gue bisa bikin si berengsek itu sadar kalau bukan cuma dia aja yang peduli sama Galvin.” “Guys,” Rizky buka suara, “Gue rasa Giandra ada benarnya. Toh dia cuma akan ketemu sama Pak Arjun, dan kata Mbak Galvin,

