Why Galvin Sanabia? “SURPRISE!!!” Seruan keras dari beberapa teman satu kelasnya membuat Naima yang tadinya ingin kembali muntah, begitu terkejut. Dan, entah bagaimana, saat ia menoleh ke samping, pemuda yang tadi mengusap punggungnya itu sudah membawa kue ulang tahun dengan lilin angka 19 di atasnya. “Happy Birthday.” ucap Rizky, mengulas senyum tertampan yang ia miliki pada gadis tercantik yang ia sayangi. Naima menahan sakit perutnya dan menduduk, meniup lilin itu dengan sekali tiup. “Makasih,” lirihnya, menghambur memeluk Rizky, “Aku bener-bener terkejut.” Rizky mengulurkan kuenya pada Giandra, dan balas merengkuh kekasihnya. Momen yang tidak lepas dari bidikan Galvin. Senyum wanita itu terus terukir. Memori membawanya pada perayaan ulang tahun Belia di studio bulan lalu. “See

