Fixed I’m a shipwreck waiting for you. You’re the rock that stop me going anywhere, anywhere. You’re the storm that took me under. Before I know it was you, I was already going down, going down. I was going down, going down. Alunan lagu dari ponsel Giandra menemani sarapan Galvin dan si empu ponsel. Galvin mengoleskan slay cokelat pada rotinya. Sedangkan Giandra berbaring di atas tikar, bertelanjang d**a menatap angkasa. Waktu pada ponselnya menunjukkan pukul setengah sepuluh pagi. Namun, pantai ini masih sepi. Setelah bermain air hingga benar-benar basah kuyup tadi, Giandra mengeluh lapar. Lebih dari setengah jam menggendong Galvin ke sana kemari mengejar ombak, tentu saja lelaki itu lapar. “Nih,” Galvin mengulurkan roti isi pada Giandra. “Thanks,” Giandra menerima roti isi cokelat

