Love Again Setelah menempuh lebih dari tiga jam perjalanan, dua manusia yang hari ini berulang tahun itu pun sampai. Berada ratusan kilometer jauhnya dari rumah Giandra, hamparan pasir dan deru ombak itu berada. Giandra melepas seatbeltnya, melakukan gerakan kecil untuk meregangkan otot-ototnya karena mengemudi tiga jam lamanya sendirian. Benar-benar sendirian karena Galvin terlelap setelah membahas pil dari klinik. “Ih, pilnya imut.” ujar Galvin setelah mengeluarkan satu pil dari botol. “Pink, mungil.” “Kayak lo.” sahut Giandra sekenanya. “Ih, mana ada aku pink dan mungil!” “Look at yourself! Gue nggak mau body shamming, but lo emang mungil dan pink—” “Pink?” Galvin menoleh pada Giandra, lalu meminum pil dan air putih. “Yap. Saat lo pingsan, nyokap gue ngolesin balsam dan what th

