bc

Gadis istimewa

book_age18+
0
IKUTI
1K
BACA
drama
serious
like
intro-logo
Uraian

Raisa gadis kota yang sangat cantik nan anggun dengan balutan krudung hampir semua Teman-teman di sekolahnya menginginkan dia menjadi pacarnya Terlebih pemuda-pemuda nakal, dia juga tidak gampang untuk memberikan cintanya pada seseorang, meski dia baru memasuki sekolah menegah atas dia sudah bisa tampil dengan begitu sempurna, selain belajar yang giat ia juga seorang model yang selalu tampil di ajang perlombaan di tingkat sekolah maupun kabupaten, hingga suatu ketika dia sudah mempunyai seorang pacar yang menurut teman seangkatanya sangat arogan dan sangat keras,kemana-mana si pacar harus mengikutinya tak hayal setiap kegiatan harus dengan persetujuanya tanpa persetujuannya dia di dalarang untuk mengikuti sebuah kegitan,bermula saat kegitan sebuah perkemahan dalam acara kabupaten Raisa juga mengikutinya,tiba di saat malam hari Raisa menagis sampai semua teman mengetahuinya, sampai membuat Arkhan sangat kasian padanya kenapa sampe nangis seperti itu apakah ada masalah yang serius atau kamu sedang sakit,kalo memang kamu tidak bisa di sini lebih baik pulang saja,Arkhan Seolah-olah lebih bijak dari semua teman yang ada di sana

chap-preview
Pratinjau gratis
Perasaan
Selesai Arkhan memberikan suatu arakan kepada Raisa,dia sedikit lebih tenang dia sangat perihatin akan Raisa saat malam pun Arkhan masih menemani Raisa yang masih nangis karna perlakuan pacarnya yang sangat prosesif dan sangat pecemburu, Arkhan tidak bisa bertindak terlalu jauh untuk memberikan perhatian pada Raisa karna dia bukan siapa-siapa hanya sebatas teman yang baru saja akrab karna memberikan perhatian lebih pada Raisa,tiba keesokan harinya di mana oara peserta pramuka sudah berdatangan,Arkan sebagai panita sangat sibuk sehingga dia hampir lupa masalah Raisa yang semalam sedang dia bantu untuk menenagkan dirinya itu, di saat jam istirhat Arkan melihat Raisa kembali yang sedang sibuk dengan Hendphonya,Arkan medekatinya "kenapa kamu sibuk lagi,apakah pacarmu itu tidak mengijinkamu untuk mengikuti acara ini? " Arkhan Seolah-olah mengtahui masalah yang terjadi pada Raisa, "enggak kok cuman lagi sibuk sama Teman-teman yang lain saja" "oh begitukah, tapi mata kamu itu gak bisa bohong,aku tau kamu itu lagi ada masalah, ya kalo bisa aku bantu pasti aku bantu kamu" Arkan igin memiliki hati Raisa walaupun hanya sedikit, "engak kok mas tenang saja" Raisa meyakinkan Arkan "ya sudah kalo memang begitu, aku bisa apa mungkin kamu belum bisa percaya sama saya" "bukan begitu mas,aku cuma gak enak saja masak iya aku harus cerita semuanya aku kan bukan siapa-siapa di kehidupan mas" "ya sudah jadi sesuatu saja biar tidak sungkan buat bicara" "yakin dengan ucapanya nanti ada yang marah" "bukan aku yang ada yang marah tapi kamu, iya kan? " hari sudah larut malam, saatnya Arkan kembali ke tendanya untuk beristirahat tapi ia tidak bisa istirhat memikirkan Raisa yang mulai dia cintai itu, mungkinkah aku bisa memilikinya,adit mendekati Arkan "ada apa bro kok belum tidur apakah ada sesuatu? " "oh tidak dit cuma lagi gak bisa tidur saja" "oh begitukah bro ya sudah kalo begitu aku istirhat dulu" "ok bro di lanjut saja kalo begitu" keesokan paginya kegiatan tidak begitu padat seperti bisanya hanya selesai upacara semua bisa istirhat, Arkan mulai mencari Raisa dia seakan rindu terhadapnya tak berapa lama Arkan menemukan Raisa yang sedang berada di bawah pohon tepi jalan bersama sahabatnya Eka, saat Arkan akan pergi mendekatinya ada seseorang yang datang kepada Raisa orang itu serasa tidak asing, oh iya itu adalah pacar si Raisa, Arkan mulai mengkerutkan kening dan sedikit mengepalkan tanganya seakan dia cemburu terhadap orang yang sedang bersama Raisa itu, ya sudahlah itu mungkin bukan orang yang di taksdirkan bersama aku buat apa aku memikirkanya toh nanti akan sakit sendiri kalo memaksakan diri untuk bisa bersamanya, adit datang mengagetkan Arkan," ada apa bro sepertinya sangat kesal" "gak juga dit lagi kurang baik saja sepertinya ini mata" "yakin karna mata bukan karna hal lain" "tentu sangat yakin emang kenapa" Arkan meyakinkan adit "aku rasa karna cewek yang sedang berada di sana aku yakin itu" "kau ini seperti seorang paranormal ya bisa menebak apa yang sedang orang pikirkan" "iya dong aku kan sekarang punya ilmu yang bisa menebak orang yang sedang galau" "sudah tenang saja itu pasti akan jadi milik kamu saya yakin itu" "wih kamu bener hebat ternyata ya" "bukan hebat bro cuma menebak saja hehehehe" "suadah lah dari tadi bercanda terus ayo kita ke tenda saja dari pada di sini malah tak karuan juga" Arkan mengindar dari pandangan Raisa yang sedang bersama pasanganya itu, meski pacarnya seperti itu Arkan sangat tau kalo Raisa sangat menyayanginya buat apa juga tetap melihatnya akan memancing emosi Arkan, sore hari saat mau mandi Arkan bertemu kembali dengan Raisa tapi kali ini Arkan seolah tidak mengenalinya dia sangat sakit hati melihat Raisa yang tadi siang sedang berasama pasanganya itu, tapi Raisa tidak tau kalo Arkan tadi sedang melihatnya dari sebrang, "mas mau mandi kan bareng saja ya" Raisa mendekati Arkan seolah tidak terjadi apa-apa tadi siang Arkan menjawab dengan sangat dingin "jalan sendiri saja aku akan mandi di tempat lain saja! " Raisa kaget dengan apa yang baru saja Arkan katakan kepadanya "ada apa mas kok tiba-tiba kamu berubah begitu apakah aku ada salah, padahal tadi pagi kita enak-enak saja tidak seprti ini" "oh maaf mungkin aku saja yang keterlaluan,aku lupa sampe berlebihan seperti itu, ya sudah ayo bareng saja" "sebetulnya ada apa mas, aku tidak enak kalo harus seperti ini" "tidak ada apa-apa tenang saja" "mau jujur tidak, kalo tidak ya sudah gak usah mendekati aku lagi mulai sekarang" "ya sudah aku jujur, aku sebetulnya tidak suka kamu bersama pasangan kamu itu, tapi aku ya bisa apa hanya seorang teman kan jadi aku melakukan itu untuk mencairkan hati aku yang sedikit kecewa" Raisa sedikit kaget dengan apa yang di katakan Arkan kepadanya, apa iya dia mulai punya perasaan pada aku ini, "sudah lupakan saja ayo kita segera mandi soalnya nanti akan ada acara malam sepertinya" "iya ayo mas" selesai mandi Arkan dan Raisa kembali ke tenda masing-masing Arkan sebetulnya sangat ingin acara ini segera selesai dan kembali ke kegitan di sekolah, besok siang acara ini akan selesai bagi Arkan besok itu masih sangat lama apakah tidak bisa di percepat lagi agar bisa cepat sampe rumah, di sisi lain Arkan sangat giat akan pramuka ini dia sangat ingin mendaji abdi negara setelah lulus dari sekolah, TNI adalah cita-cita nya sejak masih Sd mungkin sangat berat untuk menuju ke sana karna selain butuh biaya lebih Arkan juga munim akan nilai di sekolahnya tapi dengan tekat yang tinggi mungkin saja akan bisa mencapai apa yang sudah di cita-citakan Arkan mulai membicarakan Raisa pada Adit dan Andre "sepertinya anak itu sedikit tertekan ya dit? " "siapa yang kamu bicarakan aku belum paham" "iya Arkan ini masak bicara langsung ke inti belum juga Teman-temanya tau apa yang jadi topik pembicaraan" "itu loh Raisa dit dan dre" "oh itu mangkanya dari awal dong jadi kita tidak bingung siapa yang kamu bicarakan" "hehehe maklum aku lagi gak nyatu ini" "gak nyatu terus, kalo Raisa di sisinya baru nyatu ya, dasar kamu itu" "dari pada memikirkan Raisa lebih baik cari makan saja ayo, sudah lapar ini" "ya sudah ayo kita mau cari makan di mana ini dit dan dre?" "di mana saja ayo asal kenyang saja kan iya dre" "nah betul sekali itu dit, ayo lanjut mumpung lapar nih perut" Arkan masih saja memikirkan Raisa, dia berjalan bengong benar-benar tidak menyatu sama pikiranya,apa yang dia pikirkan sampe tidak fokus begini,saat tiba di warung pun masih saja tidak sadar mau makan apa tidak ada respon dari Arkan "wey mau makan apa kamu bengong saja kamu" "hehehe maaf-maaf " "ok kalo begitu sama saja tiga ya"

editor-pick
Dreame-Pilihan editor

bc

Rebirth of The Queen

read
3.7K
bc

FATE ; Rebirth of the princess

read
36.0K
bc

Rise from the Darkness

read
8.6K
bc

B̶u̶k̶a̶n̶ Pacar Pura-Pura

read
155.8K
bc

Sentuhan Semalam Sang Mafia

read
189.0K
bc

DIHAMILI PAKSA Duda Mafia Anak 1

read
41.0K
bc

TERNODA

read
198.9K

Pindai untuk mengunduh app

download_iosApp Store
google icon
Google Play
Facebook