Bab 21. Klien Memuakkan

1161 Kata

Melya berjalan keluar kamar dengan tubuh berbalut dres merah dengan bagian punggung yang terbuka. "Bagaimana? Apa ini tidak akan membuatmu malu?" Wanita itu berputar tepat di depan wajah Pangeran. "Cantik, 'kan?" "Apa tidak ada baju yang lain?" Pangeran menatap ngeri ke bagian punggung lembut dan putih milik Melya. Jujur, itu membuatnya tidak suka. Melya cemberut. Dia lalu melihat ke arah gaunnya. "Tapi ini adalah gaun yang paling bagus kumiliki. Lagian, make up juga sudah aku sesuaikan dengan pakaian yang kupakai. Masa iya aku harus ganti?" Bibir bawah wanita itu sudah maju ke depan. Pangeran menghela napas. Dia lalu mengambil sebuah paper bag yang memang sudah dibawa sedari tadi. "Pakailah gaun ini! Ini sudah aku sesuaikan dengan jas yang aku pakai." Melya mengintip isi paper bag yan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN