Parte Eighteen

1244 Kata

Bayu menghubungi Tirta di saat dia berjalan pulang ke rumah. "Halo!" Suara di seberang menyapa kala dering gawai tak lagi terdengar. "Lu di mana?" Langsung saja Bayu ke intinya. "Kenapa?" tanya Tirta bingung. Baru dua hari dia pergi, Bayu seperti kehilangan kekasih mencarinya. "Lu bisa balik cepat enggak?" Bayu berfikir kalau seandainya dia semakin lama dekat dengan Casya, bisa-bisa dia jatuh hati duluan nanti. "Kalau lu ngga balik, berarti lu mau Casya buat gue?" "Anjir. Awas lu!!" geram Tirta. "Iya, lu belum dekat banget sih. Gue aja baru sekali ini deket banget, langsung suka banget sama dia.” Jelas ucapan Bayu sebagai pancingan yang memang diakui dalam hatinya bahwa dia juga tertarik. "Lu bisa deketin dia?" Jelas saja Tirta bingung. “Hari ini lu ketemu dia? Di mana?" kejarnya.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN