Parte Seventeen

1303 Kata

Pesanan mereka datang dan memakannya dengan lahap. Casya melihat bagaimana reaksi Bayu saat memakan mie ayam bakso kesukaannya ini. "Kamu biasa makan di sini?" Bayu mencoba membuka pembicaraan. Casya menghabiskan minumnya terlebih dahulu sebelum menjawab, "Iya, biasa sih sama nenek." "Nenek kamu masih kuat ya diajak jalan?" Hebat, batin Bayu. Mamanya saja disuruh belanja ke warung depan rumah alasannya kakinya pegel biar bisa memanfaatkan anak laki-laki satu-satunya. "Lumayan. Nenek termasuk orang tua yang sehat sih sebenarnya," terangnya. "Memangnya kenapa?" "Ya, enggak apa-apa sih. Hanya saja mama aku aja kalau disuruh buat beli bahan dapur ke warung depan rumah, alasannya banyak," cerita Bayu. “Sebenarnya aku tahu mama bukannya sakit atau apa, hanya saja itu sebuah alasan biar a

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN