Di jalan pulang hanya terjadi keheningan. Casya yang mulai tidak nyaman dan Sky yang berakhir canggung. Benar-benar bukan mereka sekali. "Sudah sampai," kata Sky. "Oh, iya makasih," ucap Casya. "Sya," panggil Sky ketika akan turun. Casya menoleh dan menunggu apa yang akan diucapkan oleh Sky. "Tapi kita tetep bisa jadi temen, ‘kan? Dan aku tetep boleh kunjungi nenek." Dia berharap Casya tidak pernah lupa bahwa dia menyayangi keluarga ini. "Aku udah bilang boleh. Kalau masalah temen, tergantung gimana nanti kita sembuh dengan perasaan masing-masing." Casya masih menunggu. "Oke." Singkat sekali Sky menjawab. "Aku turun, ya. Terima kasih." Casya turun dan masuk ke rumah tidak melihat ke belakang karena takut akan goyah. Sedangkan Sky menunggu sampai Casya masuk ke dalam rumah. Melihat

