Mentari telah memancarkan sinarnya dari celah-celah korden, Nadia baru saja melakukan tes dengan testpack. Nadia tertegun melihat hasil dari ketiga testpack iti ketiganya menunjukan garis dua. Nadia memandang perutnya dan mengelus perutnya. . Satu tetes air mata mengalir ke pipinya, tangis bahagia yang dia rasakan sekarang. Dia tidak menyangka jika sekarang ada makhluk hidup diperutnya yang masih rata itu. "Mama akan selalu jagain kamu sayang," ujarnya sambil mengusap perutnya. Selesai mandi dan memakai pakaian Nadia keluar dari kamar mencari Rio. Rio baru saja selesai joging dia menghampiri Nadia yang sedang menatapnya dengan mata berkaca-kaca. Nadia berhenti ditengah anak tangga, bibirnya tersenyum menandakan dia bahagia. "Kenapa?" tanya Rio yang bingung dengan Nadia dengan mata yan

