Kue Mochi

1688 Kata

Nadia memandang foto keluarga mereka dengan meneteskan air matanya, dia berharap ayah dan bundanya berada disisinya. Rasa rindu yang mendalam dia rasakan, pengen saranya dia memeluk kedua orang tuanya. Nadia mengelus perutnya dengan tersenyum tetapi air mata tetap menetes dipipinya. Ceklek pintuk kamarnya dibuka terlihat David masuk ke dalam kamarnya. Nadia langsung cepat-cepat menghapus air matanya dan menyembunyikan foto itu. Nadia segera merebahkan diri di tempat tidur dan menarik selimut sampai kelehernya. "Udah mau tidur?" tanya David yang dijawab anggukan oleh Nadia. David ikut merebahkan dirinya di tempat tidur dan meletakan kepalanya diceruk leher Nadia. Tanganya yang kekar melingkari pinggang Nadia, nafasnya yang panas menerpa leher Nadia. "Hatiku lemah aku harap kamu akan sep

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN