Jam menunjukan pukul 5 sore Nadia bergegas menuju dapur untuk memasak makan malam. Dia menggelung rambutnya asal menampakan leher jenjangnya. Nadia membuka kulkas untuk melihat bahan makanan yang mau dia masak. "Nak nak Nadia engga boleh masak, nak Nadia engga boleh ke dapur," tegur Bi Ima. "Loh kenapa bu? Kan Nadia mau masak," tanya Nadia yang belum mengetahui perintah David yang sekarang. "Nak David melarang nak Nadia masuk dapur apalagi masak, semua yang nak Nadia mau para pelayan yang akan mengurusnya," jelas Bi Ima. "Hah? Kenapa begitu?" "Aku engga mau kamu dan anakku kenapa-kenapa," jawab David yang masuk ke dapur. Nadia menoleh kearah David dengan memicingkan matanya tak percaya dengan apa yang David katakan barusan. "Apa ada yang kamu butuhin?" tanya David dengan pandangan le

