Zhia kembali bekerja seperti biasa, tawaran untuk menemani tamu yang datang ke Dvia berdatangan kepada rekan-rekannya. Zhia, ia tetap santai menikmati makanan dan minuman yang disediakan sambil menunggu gilirannya. Ketika sedang menikmati musik yang sedang diputar, admin order Dvia mendatanginya dan membisikkan sesuatu kepadanya. “Gak ah, Mas! Kalau mau ditemani nyanyi ya nyanyi aja! Gak ada job tambahan,” tolak Zhia kepada pria itu. “Ndak sayang duitnya to, Ay! Duitnya gede, lho!” bujuk pria yang Zhia taksir seusia dirinya itu. “Ndak, Mas. Kasih yang lain aja, aku gak tertarik,” jawab Zhia sambil mencomot kacang rebus di mejanya. Pria itu lalu pergi menghampiri anak buah tamunya dan tampak dalam pandangan Zhia, mereka sedang bernegosiasi. “Ay, kenapa gak diambil?” tanya salah satu peg

