Fia sedang menyesap jus apel yang dibuatkan khusus untuknya. Tidak ada yang tahu jika sejujurnya Fia tidak ingin Zhia melakukan pekerjaan rendahan seperti itu. Namun, dia ingin memakai Zhia untuk menekan Abdullah agar mau mengikuti permintaannya. “Bu, Pak Abdullah sudah mendesak saya untuk menghubungkan dengan Ibu. Bagaimana?” “Tahan lagi sebisamu, saya masih koordinasi dengan Pak Irwan untuk langkah selanjutnya.” Fia sedang memikirkan cara agar mendapatkan solusi terbaik. Fia merasa, belum saatnya ia berkomunikasi secara langsung dengan Abdullah. Beberapa bukti yang belum ia dapatkan, masih membuat dirinya gamang untuk memanfaatkan Zhia. "Kalau aku pakai Aya, begitu dia tahu, pasti langsung kabur. Dia aset yang tidak boleh kemana-mana sampai batas waktu umur bekerja di Dvia. Rugi besa

