Zhia menatap map coklat yang ia letakkan di meja. Setelah pertemuannya dengan Ega beberapa hari yang lalu, ia belum membuka map tersebut. "Bener kata Nola, gue emang cantik dan pintar tapi salah pilih suami. Nasib! Andai saja akta cerai itu bisa kujual, aku lebih memilih seperti itu." Zhia meraih map itu dan membukanya. Selembar kertas yang menunjukan identitas terbarunya. Status sebagai seorang janda, yang tidak pernah ada dalam pikiran seorang Zhia. "Huft, Lo dah resmi jadi janda. Usia dua puluh tiga tahun udah janda. Oke, tidak masalah. Lo harus kerja yang rajin biar tetap bisa makan, gak usah mikir yang lainnya apalagi laki-laki, Zhia." Wanita itu menyemangati diri sendiri. Zhia melanjutkan merias wajahnya, setelah mengeringkan rambut. Berangkat ke Dvia tepat pukul lima sore, Zhia t

